Selasa, 23 Agustus 2016

Dua kata

Bukannya kamu yang salah
Mungkin aku yang terlalu egois
Atau mungkin aku yang terlalu takut untuk kehilanganmu

Kamu selalu yakin bahwa akulah pendamping hidupmu
Harus!
Tapi mengapa pernyataanmu itu sebuah keraguan bagiku?
Sehari, dua hari, seminggu, sebulan...
Semakin lama keraguan itu semakin besar
Bukannya meyakinkan namun menyakitkan
Aku takut kepastian yang kamu katakan itu adalah sebuah kekecewaan
Kekecewaan yang dihasilkan karena tidak sesuai keinginan 'kita'

Bukannya tidak mempercayaimu
Tapi aku hanya ragu
Takut
Kita akan berakhir dengan aku-kamu
Bukan 'Kita' yang selama ini kita inginkan

Bukannya tidak menginginkanmu
Sangat!
Tapi mengapa aku selalu takut untuk hanya memikirkannya?
Dan terbuai dalam khayalan tentang 'kita'

Hatiku sangat menginginkanmu
Menjadi bagian dari kehidupanku itulah harapanku
Tapi mengapa ada bagian yang selalu ingin menjauh darimu?
Menolakmu
Menghindar darimu

Jikalau kita berakhir bersama
Amin
Terima kasih sudah memilihku
Membuat harapan menjadi sebuah kenyataan
Mempercayaiku untuk mendampingimu
Mendukungmu

Dan apabila pada akhirnya 'Kita' hanya harapan, hanya angan-angan
Karena mungkin aku bukan lah kebahagiaan sempurna buatmu
Adalah sebuah kebahagiaan bisa bersamamu
Menjadi bagian dari duniamu untuk sementara