Penyesalan, kata yang kita kenal di setiap alur kehidupan. Dimana seseorang yang ingin mengulang waktu, walau dia -bahkan semua orang tahu- hal itu adalah sebuah kenyataan yang tak dapat berubah, yah waktu tak dapat kembali berputar.
Penyesalan, kenapa ia selalu datang di akhir cerita hidup? Di saat kita harus memilih, di saat kita tak bisa menentukan, di saat kita harus kecewa pada akhirnya. Ya, seandainya penyesalan itu bukanlah sebuah pilihan.
Aku..bukan!tapi semua orang yang pernah merasakan kata itu tidak akan sepeti sekarang, tidak akan meminta waktu untuk berputar lagi!mengulang kembali semua kisah memuakkan itu!
Kalian tau?penyesalan itu ibarat nasi yang telah menjadi bubur, tidak dapat berubah menjadi nasi lagi! Sekeras apapun kalian mencoba untuk mengubahnya, tetap saja hasilnya seperti yang terpampang jelas, penyesalan..
Serangkaian kisah menyakitkanku pun kulewatkan dengan ending penyesalan. Aku terlalu gegabah!aku terlalu ceroboh!aku.. aku melewatkan semuanya begitu saja, menghempaskannya begitu saja, merelakannya dengan cepat, bahkan tidak sempat menggenggamnya.
Aku menyesal, aku menyesali semuanya. .
Penyesalan, kenapa aku harus menerimamu dalam hidupku?mengapa aku harus membiarkanmu melakukan semuanya sesuai keinginanmu?
Sudahlah, aku tau semua telah berlalu, aku tau dia telah bahagia, aku tau itu! Dan yang aku ketahui dari semua ini, jangan mengakhiri semua dengan penyesalan!



