Sabtu, 01 Maret 2014

'begin with cup and over with cup'

    Nana melangkah memasuki gerbang sekolah. Hari ini adalah hari terakhir acara closing cup yang telah berjalan selama beberapa minggu dan juga hari ini adalah hari akhir dari perjalanan cintanya yang belangsung selama cup berjalan. Atau lebih tepatnya Kisah ini ada karena cup ini terlahir.
    Selangkah demi selangkah Nana berjalan menuju ruang official untuk para panita. Sesekali dia menengok, kanan, kiri 'kemana orang itu?'. Dengan langkah lunglai Nana meletakkan tasnya diatas meja didalam ruang official. Ini hari terakhir, kenapa orang itu belum datang?apa dia memang tidak datang?.
    Beberapa menit.. Dia pasti datang! today is the last day!
    Dia datang! tapi tunggu..
    Nana menghela napas dengan sangat panjang. Sesekali dia menggenggam erat benda apa saja yang dipegangnya. Bukan karena orang itu ngobrol dengan cewek lain, itu hal biasa tapi menyakitkan dan Nana sudah terbiasa akan hal itu, terLALU terBIASA. Ada yang aneh! apa Nana yang terlalu peka atau hanya perasaan Nana. Orang itu mengabaikan Nana! Ada apa ini?Apa ada yang salah dengan Nana?
    The last day with the worst start
    Ketemu-Cuek, ketemu-cuek!
    Apa yang terjadi? Nana mulai bete. Apa dia harus melewatkan acara closing ceremonial dengan perasaan kacau seperti ini? Terlalu banyak teka-teki yang belum terpecahkan! dan Nana terlalu penakut untuk memecahkannya.
    Acara mulai memasuki puncak. Matahari mulai turun dari titik tengahnya. Perasaan Nana campur aduk! Menari, teriak ditengah lapangan membaur dengan para manusia-manusia peramai acara, termaksud orang itu adalah salah satunya. Nikmati acara ini, lupakan orang itu sejenak. Hanya perkataan itu yang terus berulang dikepala Nana. Tapi! Akh makasih buat lirikan itu. Lirikan menuju Nana atau mungkin bukan,  tapi yang Nana lihat dan perhatikan bahkan berulang hingga 3 kali arahnya menuju Nana! Am I wrong? i hope no.
    Coboy Junior-Kamu and Soulsunday, thanks.
    Hari telah menjelang malam. Acara telah selesai dengan sukses. Tapi tak ada proses lanjut dari permasalah yang sama, orang itu!. Nana tidak mau!!
    Nana tidak peduli!Ini mungkin the last day for her journey to catch his attentions. She doesn't care about being ambrassed or whatever. She only needs explanation!
    Nana, success! Orang itu akhirnya ngobrol dengan Nana. And the most important, she can touch his hand! and hold it! Brave!!
    Semua pulang. Apa yang Nana tunggu? Dia belum mengucapkan terima kasih, belum untuk orang itu. Kemana orang itu?
    Already!
    "become a photographer! Cause it's suitable for you!"
    Please, all you can say just that? the last day!today is the last day! can you say something more than that?please i beg you. I need more! I think you've already known, oh thats only mine. Ha.. Please. Can you look at me in one hour?just me in your mind.
    And you went home.
    Thanks for everything. They are too memorable.
    I wish we can meet again with smile on my face and of course on your face too :)

'begin with cup and over with cup'

Bohong memang 'aku bahagia kalau dia bahagia'

Terkadang hidup memang penuh kebohongan. Tapi siapa yang sangka kebohongan dapat membahagiakan semua orang?walaupun hati tidak dapat dibohongi. Memang berbohong demi kebaikan semua orang sangatlah bagus untuk menjaga tali pertemanan dengan seseorang. Semua orang bahagia, kita juga bahagia. Tapi hati, kita berbicra tentang hati kita. Dimana ia sakit mendengar satu demi satu kalimat kebohongan yang keluar dari mulutnya sendiri. Kalimat yang dapat membahagiakan orang namun tidak dengannya. Bohong memang 'aku bahagia kalau dia bahagia'.

Selesai

Terlalu banyak kata yang tak dapat terucap
Terlalu banyak perlakuan yang sama sekali tidak berarti
Terlalu banyak pengharapan yang memang percuma
Terlalu banyak kemungkinan yang mustahil adanya
Terlalu banyak kepekaan yang sadar itu hanya pikiran
Terlalu banyak perasaan yang akan terbuang
Terlalu banyak cerita yang sekarang telah berakhir